Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas layanan generasi kelima tidak hanya bergantung pada ekspansi fisik yang masif, namun juga aspek teknis yang mendasar.
Menanggapi hasil laporan tersebut, Pakar Telekomunikasi dari Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, Ian Yosef Matheus Edward menegaskan, kinerja 5G sangat bergantung pada ketersediaan spektrum frekuensi yang memadai.
“Dalam teknologi seluler, lebar spektrum dan kontinuitas menjadi kunci utama. Operator dengan spektrum yang lebih luas dan diatur secara terus menerus akan lebih optimal dalam memberikan kecepatan dan stabilitas 5G,” kata Ian.
