“Popularitas kegiatan ini bahkan lebih besar dibandingkan aktivitas digital seperti berselancar di media sosial atau aktivitas rumah tangga seperti memasak untuk berbuka puasa,” kata Putra dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).
Berdasarkan data penelitian, sekitar 41 persen generasi muda kini memandang berburu takjil bukan sekedar bentuk self reward atau penghargaan diri setelah seharian berpuasa, melainkan sebuah tradisi unik yang statusnya tak tergantikan.
Antusiasme tersebut tercermin dari frekuensi pembelian yang sangat tinggi, dimana lebih dari separuh responden mengaku hampir setiap hari membeli takjil selama bulan suci Ramadhan.
