Peningkatan biaya ini disebabkan oleh meluasnya pembangunan pusat data AI, yang mengakibatkan tingginya permintaan terhadap komponen-komponen tersebut.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa AMD akan melakukan penyesuaian harga produknya mulai Januari 2026. Sementara untuk Nvidia, perusahaan akan menyusul pada bulan Februari. Kedua perusahaan akan terus menaikkan harga perangkat kerasnya secara bertahap sepanjang tahun ini.
Seri GPU terbaru diprediksi paling terkena dampaknya. Di Nvidia, lini RTX 5090 yang dilepas dengan harga USD 1.999 kemungkinan akan naik menjadi USD 5.000 pada tahun ini. Jika kabar ini benar, maka harga RTX 5090 berpotensi naik 2x lipat.
Alasan kenaikan harga GPU ini sangat jelas. Selain biaya produksi yang semakin mahal, permintaan melebihi kemampuan produksi. Ketimpangan ini memberikan ruang bagi produsen untuk menaikkan harga lebih tinggi.

