Head of Communications ITSEC Asia, Steve Saerang, menjelaskan visi perusahaan untuk memposisikan Indonesia sebagai pusat keamanan siber dan dialog AI di kawasan. “Kami punya talenta yang luar biasa. Engineer dan developer kami 100 persen karya anak bangsa,” kata Steve.
Ia menegaskan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keahlian keamanan siber regional, terutama dengan meningkatnya ancaman global seperti serangan Cleopatra, malware baru yang dapat mengambil alih ponsel pintar hanya dengan satu klik.
Steve juga mengungkapkan bahwa ITSEC Asia akan memperluas operasinya ke negara-negara baru di Timur Tengah. “Teman-teman medialah yang pertama kali mendengar bahwa ITSEC akan berekspansi ke negara-negara baru di Timur Tengah,” ujarnya.

