studiopena.com, Jakarta – Meta menggugat seorang pria di Vietnam karena memproduksi iklan Longchamp palsu untuk mencuri informasi kartu kredit pembeli. Langkah ini merupakan bagian dari serangan hukum terkoordinasi terhadap pengiklan palsu di tiga negara.
Menurut VN Express, Senin, 2 Maret 2026, aksi terkoordinasi yang diumumkan pada Kamis, 26 Februari 2026 itu menyasar operasi yang menggunakan teknik mulai dari deepfake artis yang dihasilkan AI hingga peniruan identitas situs web yang canggih untuk menipu pengguna di berbagai negara.

