“Mereka harus tangkas, efisien, dan mampu memanfaatkan kekuatan AI, serta membaca dinamika industri ekonomi Tiongkok. Kedua kekuatan ini kini menjadi faktor besar penggerak perekonomian dan lanskap kompetitif pada tahun 2026,” tambahnya.
Deputi Bidang Koordinasi Perdagangan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ali Murtopo Simbolon mengatakan akselerasi ekonomi digital nasional, termasuk pengembangan AI dan penguatan talenta di berbagai kampus, menjadi landasan penting kedaulatan teknologi Indonesia di masa depan.
“Berbagai inisiatif kolaboratif, mulai dari pengembangan talenta di kampus hingga akselerasi investasi, menunjukkan bahwa transformasi digital Indonesia bergerak nyata dan semakin siap menghadapi masa depan,” ujarnya.

