Penjelasan mimpi basah di dunia medis

Penjelasan mimpi basah dalam dunia medis

Jakarta (studiopena.com) – Pubertas adalah fase perkembangan yang membawa banyak perubahan pada remaja, baik pria maupun wanita.

Salah satu perubahan umum pada remaja laki -laki adalah mimpi basah. Mimpi basah atau di dunia medis dikenal sebagai emisi nokturnal (emisi malam hari) adalah kondisi alami yang menunjukkan tubuh mengalami perkembangan seksual.

Fenomena ini sering menyebabkan kebingungan atau rasa malu bagi remaja yang mengalaminya, terutama jika itu terjadi untuk pertama kalinya. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat tentang mimpi basah sangat penting untuk membantu remaja pubertas dengan lebih percaya diri.

Apa itu mimpi basah?

Di dunia medis, mimpi basah atau emisi nokturnal adalah kondisi semen dari penis selama tidur tanpa stimulasi fisik langsung. Emisi nokturnal terjadi karena tubuh telah meningkatkan produksi testosteron hormon yang berperan dalam pengembangan sistem reproduksi pria.

Mimpi basah umumnya terjadi ketika seseorang mengalami mimpi yang berkaitan dengan gairah seksual, meskipun tidak selalu terjadi.

Meskipun lebih umum pada remaja laki -laki, mimpi basah juga dapat dialami oleh wanita. Namun, karena wanita tidak mengalami ejakulasi, mimpi basah pada wanita biasanya dalam bentuk orgasme yang terjadi selama tidur.

Fenomena ini bukan tanda utama pubertas pada wanita, tetapi masih merupakan respons alami tubuh terhadap perubahan hormon.

Penyebab mimpi basah pada remaja

Wet Dream adalah salah satu tanda pubertas pada anak laki -laki remaja yang menunjukkan bahwa testis sudah mulai menghasilkan sperma. Penyebab utama dari kondisi ini adalah peningkatan kadar testosteron hormon dalam tubuh. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang berkontribusi pada terjadinya mimpi basah:

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *