Penyebab asam lambung sering kambuh di malam hari dan cara mengatasinya

Alasan asam lambung sering kambuh di malam hari dan cara mengatasinya

Ternyata stres juga berperan besar terhadap munculnya gejala asam lambung di malam hari. Saat Anda banyak berpikir, tubuh akan memproduksi lebih banyak asam lambung.

Selain itu, stres dapat menurunkan jumlah prostaglandin, yaitu zat yang melindungi dinding lambung dari iritasi. Tak heran jika keluhan lebih mudah muncul saat Anda sedang tegang atau cemas.

4. Berat badan berlebih (obesitas)

Kelebihan lemak di area perut memberikan tekanan tambahan pada perut. Tekanan ini memudahkan asam naik ke kerongkongan. Menurunkan berat badan secara bertahap dapat membantu mengurangi frekuensi kekambuhan.

5. Kebiasaan merokok

Merokok sebelum tidur dapat memperburuk refluks asam. Zat dalam rokok dapat mengiritasi kerongkongan dan melemahkan otot sfingter esofagus sehingga memudahkan asam lambung naik. Selain itu, batuk akibat rokok juga bisa memicu tekanan di area dada sehingga memperburuk kondisi.

6. Mengkonsumsi makanan pemicu

Makanan berminyak, pedas, asam, berlemak, atau minuman berkafein seringkali menjadi penyebab gejala asam lambung muncul di malam hari. Jenis makanan ini bisa memicu produksi asam berlebihan dan membuat lambung menjadi lebih sensitif.

7. Refleks menelan menurun saat tidur

Saat terjaga, refleks menelan membantu menghalangi naiknya asam lambung ke kerongkongan. Namun saat tidur, refleks ini melambat sehingga risiko kembalinya asam lambung meningkat.

Jika Anda sering mengalami gejala di malam hari, usahakan makan lebih awal, hindari makanan pemicu, serta atur pola tidur dan stres. Mengonsumsi obat antasida atau berkonsultasi dengan tenaga medis juga dapat membantu mengurangi keluhan.

Cara alami meredakan asam lambung yang kambuh di malam hari

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah asam lambung naik saat malam tiba. Berikut beberapa metode yang direkomendasikan:

1. Tinggikan posisi tubuh saat tidur

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *