3. Aduk dan Dinginkan Sebelum Disimpan
Setelah matang, jangan langsung menutup nasi uduk di wadah yang rapat. Biarkan uap panas keluar dan aduk sebentar untuk mendistribusikan panas dan kelembapan. Beras yang disimpan saat masih panas akan memerangkap uap sehingga menciptakan kondisi lembab yang ideal bagi bakteri.
4. Simpan dalam wadah yang bersih dan kedap udara
Gunakan wadah yang bersih dan kedap udara setelah nasi agak dingin. Jika ingin lebih aman, simpanlah di lemari es agar nasi bisa bertahan 1-2 hari. Bila ingin menyantapnya, panaskan kembali dengan cara dikukus agar nasinya tetap wangi, lembut dan empuk.
5. Gunakan Rempah dan Aromatik yang Tepat
Daun pandan, serai, dan sedikit garam tidak hanya membuat nasi uduk gurih dan harum, tetapi juga membantu sedikit memperlambat pertumbuhan bakteri karena aromanya yang alami dan mengurangi kelembapan berlebih.

