Disebutkan bahwa unit ini dikenal sebagai salah satu pusat penelitian utama Samsung untuk pengembangan arsitektur komputasi dan prosesor masa depan. Langkah ini terasa signifikan jika melihat tantangan yang dihadapi Exynos dalam beberapa tahun terakhir.
Sejumlah Exynos generasi sebelumnya kerap mendapat kritik karena performa grafis dan efisiensi dayanya tertinggal jauh dibandingkan chipset Snapdragon, terutama di bawah beban berat saat digunakan untuk gaming dan pemrosesan AI.
Mengutip dari Gizmochina, Kamis (25/12/2025), Rayfield diketahui memiliki pengalaman puluhan tahun di dunia pengembangan chip dan arsitektur sistem. Sepanjang karirnya, ia telah mengisi posisi penting di sejumlah perusahaan besar, mulai dari AMD, Intel, Arm, Imagination Technologies, hingga NXP Semiconductors.

