Saat cahaya sekitar berkurang, tubuh mengirimkan sinyal alami ke otak untuk memproduksi hormon melatonin, hormon yang berperan penting dalam mengatur siklus tidur.
Selain mandi dengan pencahayaan redup, rasa rileks pada tubuh akan semakin meningkat jika Anda mandi dalam warna gelap menggunakan air hangat sebelum tidur malam.
Dikutip dari Alodokter, mandi malam terbukti membantu seseorang tertidur 10 menit lebih cepat dari biasanya.
Mandi air hangat sekitar 90 menit sebelum tidur malam juga dapat melancarkan sirkulasi darah dan menurunkan suhu tubuh.
Penelitian dari Division of Sleep Medicine, Harvard Medical School yang dipimpin oleh Shahab Haghayegh juga menunjukkan bahwa mandi air hangat bersuhu 40–43 derajat Celcius selama 10 menit dapat meningkatkan kualitas tidur.
Mandi dengan suhu ini, yang dilakukan satu hingga dua jam sebelum tidur, telah terbukti mengurangi gerakan menggeliat atau berguling saat tidur dan membuat tidur lebih lama dan nyenyak.
Hal ini terjadi karena air hangat membantu membuka pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.
Setelah mandi, suhu tubuh perlahan akan menurun, menandakan pada otak bahwa waktu tidur sudah dekat.
Bahkan, proses ini mampu menstabilkan ritme sirkadian, jam biologis tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun.
Di berbagai negara, dark bathing sudah banyak ditemui dan dilakukan oleh banyak orang. Di India, masyarakat sering mandi saat senja hanya ditemani cahaya alami yang redup.
Sementara itu di Jepang, tradisi mandi malam di pemandian kayu remang-remang sudah menjadi bagian dari gaya hidup mereka untuk menjaga ketenangan pikiran.

