CEO Adidas Bjorn Gulden mengatakan penjualan di wilayah tersebut dapat terhambat oleh penutupan toko akibat konflik, serta keterlambatan pengiriman beberapa produk karena masalah pengiriman. Gulden tidak memberikan angka pasti mengenai potensi kerugian, dan mencatat bahwa situasi dapat berubah sewaktu-waktu.
Sementara itu, pengecer fesyen Swedia H&M mengatakan telah menutup semua tokonya di Israel mengikuti arahan keamanan setempat. Melansir CNBC, saham barang mewah termasuk sektor yang paling terpukul pada Selasa pagi, 3 Maret 2026, menyusul meningkatnya konflik di Timur Tengah.
Saham konglomerat LVMH, Kering (pemilik Gucci), dan pembuat pakaian luar asal Inggris Burberry termasuk di studiopena.com saham-saham dengan kinerja terburuk, dengan kerugian dalam sepekan mendekati 10 persen. Indeks saham terkemuka Eropa yang lebih luas, Stoxx 600, turun hampir 3 persen pada hari Selasa, setelah turun 1,6 persen pada hari Senin, 2 Maret 2026.

