Disaat banyak orang terjebak memikirkan rumitnya masalah, mereka yang tenang memilih memperhatikan solusi. Mereka percaya bahwa setiap masalah ada solusinya, sehingga energi yang tersedia digunakan untuk mencari cara memperbaiki keadaan.
Mereka tidak suka mengeluh atau menyalahkan keadaan. Sebaliknya, mereka bergerak cepat untuk mencari cara terbaik menyelesaikan masalah. Itu sebabnya mereka tetap stabil meski tekanannya cukup besar.
6. Ketahui kapan harus menjauh dari sumber stres
Orang yang tenang juga tahu kapan mereka butuh istirahat. Daripada memaksakan diri untuk terus memikirkan masalah, mereka memilih meluangkan waktu sejenak untuk membiarkan pikiran dan emosinya stabil.
Anda bisa bermeditasi, jalan-jalan santai, tidur siang sebentar, atau melakukan aktivitas yang membuat hati lebih ringan. Setelahnya, mereka bisa kembali menghadapi masalah dengan pikiran yang lebih segar.
Baca juga: Sekitar 1,3 Juta Rumah Tangga di Australia Menghadapi “Stres Perumahan”
Baca juga: Mengajak bermain hewan peliharaan bisa mencegah stres pada anak
Baca juga: Apa itu mencoret-coret? Ini adalah cara mencorat-coret untuk menjaga kesehatan mental
Reporter: Sean Anggiatheda Sitorus
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
Hak Cipta © studiopena.com 2025
Dilarang keras mengambil konten, crawling, atau pengindeksan otomatis AI pada situs ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita studiopena.com.

