6 Jamu Dapur yang Mudah Ditanam di Pot Rumah Anda

6 Jamu Dapur yang Mudah Ditanam di Pot Rumah Anda

5. Daun Salam

Perbesar

ilustrasi daun salam/hak cipta Unsplash/Monika GrabkowskaDaun salam merupakan pohon cemara yang pertumbuhannya sangat lambat sehingga sangat cocok dijadikan tanaman hias dalam pot. Karena pertumbuhannya yang lambat, disarankan untuk membeli bibit kecil daripada menanam dari biji.

Penggunaan pot membantu membatasi ukuran akar sehingga pohon tetap kecil dan mudah ditempatkan di lahan terbatas. Drainase adalah faktor paling penting untuk tanaman ini.

Gunakan pot dengan lubang drainase yang cukup dan tanah pot yang mudah mengalirkan air. Daun salam tidak perlu sering dipindahkan ke pot yang lebih besar karena tanaman ini tetap dapat tumbuh dengan baik walaupun ruang perakarannya cukup sempit.

Di daerah dingin, pohon salam akan memasuki masa dormansi. Namun jika ditempatkan di daerah tropis, pastikan mendapat sinar matahari dan penyiraman secara teratur.

6. Bawang Putih

Perbesar

Punggung Putih dalam Polybag. (Gambar oleh AI)Penanaman bawang putih di polibag paling tepat dilakukan pada musim kemarau untuk menghindari pembusukan akibat kadar air yang terlalu tinggi. Gunakan media tanam yang dicampur dengan tanah gembur, pasir dan kompos (1:1:1).

Bibit dapat diperoleh dengan cara memasukkan siung bawang putih ke dalam lemari es selama dua minggu hingga muncul kecambah. Tanam siung bawang bombay sedalam 2-3 cm dengan ujung runcing menghadap ke atas.

Perawatannya meliputi penyiraman rutin pada pagi dan sore hari, serta pemupukan menggunakan pupuk kandang seminggu sekali. Bawang putih sangat membutuhkan sinar matahari langsung agar tumbuh maksimal.

Pemanenan dapat dilakukan setelah tanaman berumur sekitar 100 hari. Setelah diangkat, bawang putih harus dijemur di bawah sinar matahari untuk mengurangi kadar airnya. Mengurangi kadar air merupakan hal yang sederhana, namun sangat bermanfaat bagi bawang putih agar hasil panen tidak mudah berjamur dan tahan lama.

Perbesar

Infografis Jenis Bumbu Dasar Masakan Indonesia. (studiopena.com/Abdillah)

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *