5. Lakukan aktivitas fisik secara teratur dan jaga kualitas tidur
Olahraga dapat memberikan efek menjaga berat badan tetap ideal dan menjaga kekencangan otot tenggorokan. Kemudian, menjaga pola tidur yang berkualitas dengan durasi tujuh jam untuk orang dewasa, dan 10-13 jam untuk anak-anak dan remaja.
6. Tinggikan posisi kepala saat tidur
Angkat kepala sekitar 10-15 cm atau letakkan beberapa bantal agar kepala lebih tinggi. Hal ini dapat membantu aliran udara pernapasan lebih lancar dan mengurangi getaran saluran pernapasan.
7. Gunakan strip hidung
Strip perekat yang dipasang di bagian luar pangkal hidung juga dapat memperlebar area saluran hidung, sehingga memudahkan aliran pernapasan.
Jika Anda sudah melakukan perubahan gaya hidup tersebut namun masih sering mendengkur dengan keras atau disertai gejala seperti sesak napas saat tidur, terbangun tiba-tiba dengan sesak napas, mulut kering di pagi hari, rasa kantuk yang berat di siang hari, maka Anda memerlukan konsultasi medis.
Baca juga: Dokter: Berhentinya pernapasan saat tidur juga bisa terjadi pada anak-anak
Baca juga: Lima Cara “Melatih Lidah” untuk Mengatasi Kebiasaan Mendengkur Saat Tidur
Baca juga: Dokter Spesialis Anak Ingatkan Bahaya Mendengkur Bagi Kesehatan Anak
Wartawan : Putri Atika Chairulia
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
Hak Cipta © studiopena.com 2025
Dilarang keras mengambil konten, crawling, atau pengindeksan otomatis AI pada situs ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita studiopena.com.

