Jakarta (studiopena.com) – Apem kukus merupakan kue tradisional Indonesia yang digemari karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis. Seiring berkembangnya kebutuhan akan cara memasak yang lebih praktis, kini kue apem dapat dibuat dengan menggunakan rice cooker tanpa mengurangi kualitas rasa dan kelembutannya.
Dengan teknik pengolahan yang tepat dan pemilihan bahan yang tepat, apem kukus tetap bisa mengembang sempurna dan terhindar dari tekstur lengket. Cara ini menjadi solusi efektif bagi masyarakat yang ingin menyajikan makanan tradisional dengan lebih sederhana dan efisien, tanpa memerlukan peralatan khusus.
Resep dan cara membuat kue apem kukus dengan rice cooker
Bahan kering:
• 150 gram tepung beras
• 50 gram tepung terigu
• 1/2 sdt ragi
• 1/2 sdt vanila cair
• 1/2 sdt baking powder
Bahan santan:
• 125 gram gula merah
• 300 ml santan
• 2 sendok makan gula pasir
• 1/2 sdt garam
• 1 lembar daun pandan
Cara membuat
1. Masukkan semua bahan santan ke dalam panci, lalu masak dengan api sedang sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
2. Setelah santan matang, angkat, saring, lalu biarkan hingga dingin.
3. Campurkan semua bahan kering, tuang santan yang sudah dingin, lalu aduk hingga tercampur rata. Diamkan adonan selama kurang lebih satu jam.
4. Siapkan rice cooker sebagai pengukus, olesi wadah dengan mentega agar adonan tidak lengket, lalu tuang adonan ke dalamnya.
5. Kukus adonan selama kurang lebih 30–40 menit hingga matang sempurna. Setelah itu angkat dan tiriskan.
6. Apam kukus yang dibuat menggunakan rice cooker siap dinikmati.
Kue apem kukus yang dibuat dengan rice cooker bisa menjadi alternatif praktis bagi siapa saja yang ingin menikmati kue tradisional tanpa proses ribet.
Dengan bahan sederhana dan langkah pembuatan yang mudah diikuti, apem kukus tetap memiliki tekstur lembut dan rasa manis yang khas. Cara ini tak hanya menghemat waktu dan tenaga, namun juga memungkinkan siapa pun tetap melestarikan kuliner tradisional di tengah gaya hidup yang semakin praktis.
Baca juga: Festival Ma Apam Digelar Untuk Melestarikan Makanan Tradisional
Baca juga: Mencicipi Kuliner Khas Portugis dari Kampung Tugu
Baca juga: Ribuan Warga Rebut Satu Ton Apem
Reporter: Sean Anggiatheda Sitorus
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
Hak Cipta © studiopena.com 2026
Dilarang keras mengambil konten, crawling, atau pengindeksan otomatis AI pada situs ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita studiopena.com.

